Jurnal

Facebook

Twitter

Google Plus

YouTube

Oleh Nataniel CJ.Tappi *)

Sebagai salah satu daerah andalan  Propinsi Sulawesi Selatan di sektor pariwisata ; Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki banyak  potensi sumber daya alam yang menarik untuk di eksplorasi. Selain adat dan budayanya yang telah terkenal; secara geografi dan geologi kedua wilayah kembar ini memiliki letak yang unik. Hal ini didasarkan letaknya yang berada di bagian utara propinsi Sulawesi selatan yang tidak memiliki lautan namun konon kabarnya dahulu Kabupaten tersebut berada pada wilayah laut. Keadaan tersebut ditandai dengan adanya satuan batuan yang mengindikasikan keberadaan  wilayah laut  yaitu  dengan keberadaan jejeran batugamping(batu kapur) di beberapa tempat.  Daya tarik lainnya adalah keberadaan iklim yang sejuk; yang dapat memberi kesan  untuk betah pada saat mengunjungi kedua kabupaten “kembar”itu.

Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara terletak di bagian utara Kota Makassar berjarak ± 300 KM;dengan ibukota Makale dan Rantepao.Keelokan panorama alam(bentang alam) Kabupaten tersebut menumbuhkan inspirasi bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menetapkan kebijakan dalam suatu paket kunjungan wisata yang tercetus dalam tajuk “LOVELY DECEMBER”. Untuk itu maka melalui media ini dapat diinformasikan beberapa objek panorama alam (geowisata) yang menarik diantaranya ; daerah Gandang batu (kecamatan mengkendek) dan sekitarnya yang terletak di bagian selatan Kabupaten Tana Toraja panorama alam yang menarik adalah dengan adanya jejeran batu gamping yang  oleh proses geologi telah membentuk ornament alam dalam berbagai corak yang dikenal sebagai suseki.  Masih dalam kecamatan ini tepatnya di daerah uluwae sekitar lereng barat Gunung Sinaji dan puncak Gunung Tambolong yang terletak di lereng barat pegunungan Latimojong. Daya tarik objek ini adalah puncak Gunung Tambolong yang menyerupai sumbat Gunungapi; dimana momen yang nampak jelas terlihat disaat sang surya belum menampakkan sinarnya (pukul 6-7 pagi). Untuk menuju kelokasi yang dimaksud telah tersedia akses jalan.

Pada bagian barat  tepatnya ± 60 Km dari Kota Makale kearah wilayah Kecamatan Bongga karadeng tepatnya di Desa Rano, Desa Buakayu; sajian bentang alam perbukitan hingga pegunungan yang terbentuk oleh sebagian batuan  beku, menyajikan suatu panorama alam yang elok untuk dipandang dan dinikmati. Beberapa sungai besar seperti Sungai Saddang, Sungai Masupu dan Sungai Mappak menampilkan daya tarik tersendiri. Sepanjang sungai ini cukup lebar dengan selingan bebatuan sangat menarik menjadikannya sebagai objek wisata rekreasi dan juga untuk mereka yang mencari tantangan alam dengan berolah raga arung jeram. Pada daerah bagian timur Kabupaten Tana Toraja sekitar wilayah Kecamatan Sangalla juga dapat dijumpai batugamping yang sebagian batuannya telah membentuk gua-gua dan sebagian lagi membentuk ornament alam (Sueseki) yang cukup menarik untuk dipandang.

Selanjutnya dalam wilayah Kec.Sangalla juga terdapat objek geowisata berupa mata air panas yang bertemperatur (31 – 43)oC; keluar dari batuan beku granodiorit; sedikit berbau belerang. Lokasi ini terdapat pada daerah makula yang berjarak ± 15 Km utara Makale. Telah tersedia akses jalan kearah lokasi tersebut. Disamping di daerah makula di Kabupaten Tana Toraja juga terdapat beberapa sumber mata air panas seperti didaerah Bittuang; yang berjarak ± 75 Km dari Kota Makale arah  utara. Suatu kelangkaan yang dapat disaksikan dari objek geowisata yang khas dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara adalah bagaimana orang toraja memanfaatkan batuan yang ada berupa batugamping maupun batuan beku andesit sebagai lokasi kuburan (Grave stone). Setelah melalui proses adat yang dikenal dengan rambu solo yang pelaksanaannya dapat memakan waktu dan biaya yang besar. Jenasah yang sudah siap untuk dimakamkan kemudian dimasukkan kedalam selah selah-selah batu maupun lubang yang yang dipahat dengan ukuran yang berbeda-beda. Pada tempat lain mayat yang dikuburkan tersebut dimakamkan di ketinggian 5  hingga 40 meter. Untuk menaikkan dan memasukkan jenasah ke dalam liang (lubang pada kuburan batu) biasanya penduduk setempat hanya menggunakan satu atau beberapa bamboo. Lokasi kuburan batu ini berada di daerah Lemo, Maruang (Desa Rano) keduanya di Kabupaten Tana Toraja; Singki; Bori; Tondon, Londa, batutumonga (kabupaten Toraja utara). Pesona wisata alam yang menarik dengan adanya terowongan dan goa-gua batugamping  dimana didalamnya terdapat stalaktit dan stalaknit dapat dijumpai didaerah Londa. 

Pada jarak ± 9 Km dari Makale ke utara ; tepatnya didaerah Rantelemo ;kel.Sarira; dijumpai objek wisata berupa mataair yang yang keluar dari batugamping dengan debit yang besar; dan oleh pemda setempat telah membentuk wadah penampungan untuk digunakan sebagai lokasi pemandian alam. Di Kabupaten Toraja Utara kearah utara tepatnya disekitar daerah Batutumonga menyajikan panorama alam yang indah dan mempesona dengan ketinggian 1000- 1200 meter terletak di bagian lereng barat Buntu Sesean. Dari tempat ini dapat dilihat dengan jelas Panorama Kota Rantepao dan sekelilingnya.  Untuk mencapai daerah ini dapat melalui akses jalan yang sudah tersedia. Keunikan lain dari kedua kabupaten ini   ditunjukkan dengan masyarakatnya yang sebagian besar masih tinggal/menetap di daerah pegunungan dan perbukitan.

Relief-relief yang dibentuk secara alamiah dalam gua karst

Mengantisipasi akan datangnya wistawan yang berasal dari berbagai tempat, maka seyogianya baik Pemprov Sulawesi Selatan mapun pemda Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara mempersiapkan diri dalam menyambut kunjungan ini. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian diantaranya ; perlunya menjaga kenyamanan bagi para wisatawan saat mengunjungi objek wisata terutama adanya kemungkinan bahaya geologi seperti  terjadinya gerakan tanah/longsoran; runtuhan batu.; keadaan ini dapat dipicu adanya cuaca yang ekstrim yang sering terjadi di bulan desember. Untuk itu perlu adanya rambu-rambu yang ditetapkan terutama pada sekitar objek wisata alam yang rentan terjadinya gerakan tanah/longsoran.Selanjutnya diharapkan setiap objek wisata alam (geowisata) dapat dijangkau dengan baik dengan terutama pada objek wisata yang belum dilengkapi dengan infrastruktur (jalan) yang memadai. Setiap objek wisata alam perlu adanya pelestarian dan perlindungan terhadap gangguan  yang tidak bertanggungjawab . Hal ini perlu agar supaya objek wisata tersebut tetap terjaga dan tidak mengalami degradasi/kerusakan sehingga keasliannya tetap terjaga dengan baik.
Dengan tersedianya objek-objek wisata terutama objek wisata alam (geowisata) diharapkan dapat menjadi salah satu penunjang penting dalam paket “Lovely Desember” sehingga target kunjungan wisata ke kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dapat semakin bertambah dari waktu ke waktu.

Penyelidik Bumi Madya Dinas ESDM Propinsi Sulawesi Selatan

INFORMASI SEKRETARIAT

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

LAPORAN KINERJA (LKj)

LAPORAN KINERJA (LKj) DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015     KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas Rahmat -Nya sehingga penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj)...

Read more

SULSEL EXPO 2016

SULSEL EXPO 2016

PAMERAN PEMBANGUNANTAHUN 2016 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 71, salah satu bentuk partisipasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yakni melaksanakan kegiatan Pameran. Pada tahun ini pameran yang...

Read more

KETIKA PRODUKTIVITAS JANGKA PENDEK LEBIH MENJANJIKAN

KETIKA PRODUKTIVITAS JANGKA PENDEK LEBIH MENJANJIKAN

KETIKA PRODUKTIVITAS JANGKA PENDEK LEBIH MENJANJIKAN( ALIH FUNGSI LAHAN PADA LERENG-LERENG G.BAWAKARAENG )Oleh :Misykah Amalia Masalah lingkungan hidup yang banyak dihadapi sekarang merupakan masalah ekologi manusia. Tingginya kebutuhan hidup dan gaya...

Read more

ESDM Temukan 384 Tambang Liar

ESDM Temukan 384 Tambang Liar

Meningkat 54% MAKASSAR, UPEKS.co.id -- Tambang liar terus bertambah di Provinsi Sulsel. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel mencatat, sepanjang 2015 lalu tambang liar meningkat 54% atau 122 tambang...

Read more

PERINGATAN DINI

PERINGATAN DINI

“PERINGATAN DINI”( EARLY WARNING )PETA PRAKIRAAN WILAYAHPOTENSI TERJADI GERAKAN TANAH / TANAH LONGSORDI PROVINSI SULAWESI SELATAN Dalam rangka upaya mitigasi gerakan tanah dan membangun kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghadapi...

Read more

JURNAL

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

GEOLOGI LINGKUNGAN

GEOLOGI LINGKUNGAN

OLEH : MUH. JAFAR 1. PENDAHULUAN Geologi Lingkungan merupakan cabang ilmu geologi yang mempelajari interaksi antara alam yang disebut lingkungan geologis (geological environment) dengan aktivitas manusia yang bersifat timbal balik. Geologi Lingkungan...

Read more

PENANGGULANGAN BENCANA GERAKAN TANAH BERBASIS MASYARA…

 PENANGGULANGAN  BENCANA GERAKAN TANAH BERBASIS MASYARAKAT

oleh : Slamet Nuhung Penyelidik Bumi Madya   1. PENDAHULUAN   Gerakan tanah merupakan peristiwa alam yang sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, biasanya dimusin hujan. Dari sebagian kejadian gerakan tanah...

Read more

GEOWISATA TANA TORAJA (UTARA) MENYAMBUT “LOVELY DECEMB…

GEOWISATA TANA TORAJA (UTARA) MENYAMBUT  “LOVELY DECEMBER”

Oleh Nataniel CJ.Tappi *) Sebagai salah satu daerah andalan  Propinsi Sulawesi Selatan di sektor pariwisata ; Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki banyak  potensi sumber daya alam yang menarik untuk...

Read more

MINERAL DAN ENERGI DALAM PUSARAN KEMARITIMAN TELUK BONE

MINERAL DAN ENERGI DALAM PUSARAN KEMARITIMAN TELUK BONE

  Oleh M.Djafar (Penyelidik Bumi Dinas ESDM Sul-Sel)   Indonesia sebagai Negara maritim sudah dikenal sejak dahulu; semboyan Jalasveva Jayamahe (di laut kita jaya) merupakan simbol untuk menunjukkan bagaimana kejayaan dan kemakmuran serta kekayaan...

Read more

MENGENAL POTENSI PANAS BUMI KANANDEDE KECAMATAN LIMBON…

MENGENAL POTENSI PANAS BUMI KANANDEDE  KECAMATAN LIMBONG KAB.LUWU UTARA

OLEHNATANIEL CJ.TAPPI*) I.PENDAHULUAN Kebutuhan pada sektor energi hingga saat ini menjadi salah satu tulang punggung dalam upaya  dapat menopang laju pembangunan yang semakin genjar dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun elemen masyarakat lain...

Read more

 DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Jalan : A. P. Pettarani Telp. (0411) 873045 – 873624 – 874467 Fax (0411) 873524 (Hunting) 875543

MAKASSAR Kode Pos 90222